#nokensukumee

Dari Kopi, Anggrek, hingga Cerita Leluhur: Dogiyai Menata Ekowisata Budaya

Saat sesi foto bersama sebelum sesi seminar dimulai di Aula RRI Nabire, Senin (3/10). Foto: Yohanes Gobai / Nadi Papua   Nabire, NADIPAPUA.COM — Suara tepuk tangan memenuhi Aula RRI Nabire pada Senin (3/11) siang. Ratusan peserta dari berbagai kampung di Dogiyai, pejabat daerah, Seniman dan Pemerhati Budaya serta perwakilan pemuda memenuhi ruangan dalam seminar […]

Dari Kopi, Anggrek, hingga Cerita Leluhur: Dogiyai Menata Ekowisata Budaya Read More »

Noken Anggrek (Toya Agiya) sebagai Representasi Nilai Budaya, Keterampilan, dan Identitas Laki-Laki Suku Mee di Kabupaten Dogiyai (Wilayah Adat Meepago, Papua).

Noken Anggrek (Toya Agiya) sebagai Representasi Nilai Budaya, Keterampilan, dan Identitas Laki-Laki Suku Mee di Kabupaten Dogiyai (Wilayah Adat Meepago, Papua).   Titus Pekei (Dosen Tetap STK Touye Paapaa & Mahasiswa Doktoral Pascasajana Universitas Negeri Jakarta).   Abstrak Noken merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Papua yang memiliki nilai fungsional dan simbolik dalam kehidupan sosial.

Noken Anggrek (Toya Agiya) sebagai Representasi Nilai Budaya, Keterampilan, dan Identitas Laki-Laki Suku Mee di Kabupaten Dogiyai (Wilayah Adat Meepago, Papua). Read More »

Scroll to Top