Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Dogiyai, Natan Naftali Tebai (kiri), menyerahkan bantuan buku kepada pengurus Rumah Inspirasi Kebadabi di Mapiduba, Kabupaten Nabire, Rabu (5/8/2026). Foto: Manfred Kudiai/Nadi Papua
Nabire, DISBUDPARKABDOGIYAI.COM—Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai menyerahkan sejumlah buku kepada Rumah Inspirasi Kebadabi sebagai bagian dari penguatan literasi dan pelestarian kebudayaan orang Mee. Penyerahan berlangsung usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Mambesak ke-48 di Rumah Inspirasi Kebadabi, Jalan Baru, Mapiduba, Kabupaten Nabire, Rabu (5/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai, Natan Naftali Tebai, kepada Ketua Rumah Inspirasi Kebadabi, Jhon Kedekoto, yang didampingi Sekretaris David Kegou. Selain menyerahkan buku, pemerintah daerah juga menyatakan siap membantu menerbitkan karya tulis yang disiapkan komunitas literasi di Papua Tengah.
Natan menjelaskan, buku-buku yang diserahkan merupakan hasil penerbitan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai. Ketiganya mengangkat tema kepemimpinan, kebudayaan, dan jati diri masyarakat Mee.
“Buku pertama berkisah tentang inspirasi seorang guru yang kemudian menjadi bupati. Buku berikutnya membahas pokok-pokok pikiran mengenai kebudayaan orang Mee, sedangkan satu buku lainnya merupakan pengantar tentang manusia Mee,” kata Natan.
Menurut Natan, penerbitan buku menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mendokumentasikan pengetahuan lokal sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap literatur yang membahas sejarah, nilai, dan identitas budaya Papua.
Dukungan pemerintah, kata Natan, tidak berhenti pada penyerahan buku. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai membuka ruang kerja sama bagi komunitas literasi yang memiliki naskah siap terbit.
“Kami akan menambah koleksi buku untuk Rumah Inspirasi Kebadabi. Kalau pengurus memiliki draf atau naskah buku yang ingin diterbitkan, kami siap membantu proses penerbitannya. Silakan datang dan berkoordinasi dengan kami,” ujar Natan.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh pengurus Rumah Inspirasi Kebadabi yang selama ini mengembangkan ruang belajar, diskusi, serta kegiatan literasi bagi masyarakat dan generasi muda Papua.
Ketua Rumah Inspirasi Kebadabi, Jhon Kedekoto, mengatakan bantuan buku tersebut menjadi amanah yang akan dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan literasi di rumah inspirasi.
“Kami akan menjalankan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya. Buku-buku yang diberikan akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar, membaca, dan pengembangan pengetahuan masyarakat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai atas dukungan yang diberikan,” kata Jhon.***